Telor Rebus Flavour Kardus

Judul ini terasa ngawor [ngasal] namun begitulah kenyataannya, karena cukup repot cari judul seperti apa yang unik tapi terkesan sedikit ngaco dan setelah berfikir cukup lama dan lambat akhirnya diputuskan untuk memberi judul tulisan hari ini dengan judul  “Telor Rebus Flavour Kardus”

Kisah ini berawal dari rencana tempo saat terinspirasi oleh masterchef jago masak apa saja dan menurutnya “bahan apa saja asal itu ga beracun dan halal bisa dibikin enak” nah karena itulah hari ini ada rencana yang tiba -tiba muncul, ingin goreng telur mata sapi,  namun berhubung peralatan menghilang teratur akhir – akhir ini entah membuat saya tak habis akal, pepatah bilang “tiada rotan akarpun jadi” oleh karenya dengan segala daya dan upaya saya cari berbagai peralatan dimulai dengan me-list kebutuhan alat dari mulai wajan, panci, sutil [kalau istilah spongebob-nya spatula] pisau, talenan, kompor, piring, mangkuk, sendok, garpu, gelas, dll dan setelah beberapa lama waktunya hanya didapati hampir dipastikan kurang dari 50% peralatan yang sudah di list tak ada ? [wah…., gimana cara masaknya?]

Termenung sejenak, [ditambah dengan sedikit kerutan dahi dan tingkah mondar-mandir layaknya sedang mikir]

Dan akhirnya diujung mikir itu tiba-tiba muncul sebuah ide cemerlang “aha…, Gunakan magicom” [walau rada sedikit aneh namun sudah dicoba saja]

tanpa pikir-pikir lagi, berhubung sudah capek mikir langsung dimulai sesi pertama:

1. siapkan bahan

mulai dari bawang M/P [merah putih], telor tentunya yang sudah dibuka ujungnya agar mudah menurut saya, garam, kecap, sedikit madu dan cabai merah iris serong

2. panaskan penggorengan dan minyaknya?

nah rada bingung ? [berhubung tak ada penggorengan, niat hati ingin langsung cemplungin ke magicom tapi hati ini jadi ga tega memaksakan magicom untuk melakukan sesuatu yang ga biasa dan diluar kodrat penciptaannya, jadi takut kena dosa memaksakan kodrat?#;#]

berhubung ga ketemu juga jalan keluarnya jadi diputuskan dengan cepat dan tanpa mikir-mikir lagi rubah rencana ke rencana B

3. ganti niat menggoreng dengan merebus

yah ini salah satu-satunya ide yang bisa memecahkan kebingungan sesaat waktu itu, yang terpenting Magicom tak terzolimi hanya karena kepentingan sesaatku, tanpa basah basi

4. masukkan air dalam magicom dan masukkan telur tunggu dah sampe mateng [mendidih]

berhubung telor yang satu sudah keburu dibuka ujungnya karena tak sabar ingin bereksperiment maka menjadi masalah baru karena kalo dipaksakan direbus dengan telor yang lain pasti nanti tumpah dan rasanya jadi rasa air? [wew….#@#$ sejenak manyun] sampai ketemu ide di sangga dengan kardus walhasil kardus harus ikut direbus, pikirku ah ga apa kan cuma buat ganjel.

5. setelah 30 menit

waw… kok ada bau-bau ga biasa ? [aneh berhubung baru kali ini nyium masakan baunya kayak bakar kertas? ] ha.a.. tanpa pikir panjang untuk menco sedikit hasil masakan tanpa ragu telur yang awalnya sudah terbuka langsung di cip-cip-i

Dan cukup misteri rasanya aneh, warna jadi coklat dan rasa jadi kayak kardus…ha…a…

PELAJARAN: Eksperiment memang dibutuhkan saat kita berada pada kondisi-kondisi tertentu, namun perlu juga di perhatikan bahwa setiap eksperiment mengandung sebuah resiko “maka waspadalah….waspadalah’ [TING* sambil ngicep mata kanan]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s