Pintu-pintu Kebajikan

Ada orang berkata, ”Wahai Rasulullah, orang-orang yang  banyak  melakukan  amal  kebajikan  telah  pergi. Mereka shalat sebagaimana kami shalat. Mereka shaum sebagaimana  kami  shaum.  Mereka  pun  biasa menyedekahkan kelebihan harta mereka.” Jawab beliau, ”Tidak begitu. Sesungguhnya Allah telah menjadikan untuk kalian apa saja yang bisa kalian sedekahkan. Setiap tasbih adalah  sedekah.  Setiap  takbir  adalah  sedekah.  Setiap tahmid  adalah  sedekah.  Setiap  tahlil  adalah  sedekah. Memerintahkan kemakrufan adalah sedekah. Mencegah kemungkaran  adalah  sedekah.  Hubungan  suami-istri adalah  sedekah.”  Para  Sahabat  bertanya,  ”Wahai Rasulullah, apakah tindakan salah seorang dari kami yang melampiaskan  syahwatnya  (kepada  istrinya)  juga berpahala?”  Beliau  malah  bertanya,  ”Bagaimana pendapatmu, jika dia melampiaskan syahwatnya di jalan yang haram (bukan kepada istrinya), apakah dia berdosa?” Jawab mereka, ”Tentu saja.” Rasul lalu berkata, ”Demikian pula jika dia melampiaskan syahwatnya di jalan yang halal (kepada istrinya); dia mendapatkan pahala.” (HR Muslim).

Karena itu, tak layak kita menyepelekan setiap amal kebajikan, sekecil apapun, sebagaimana sabda Nabi SAW, ”Janganlah  engkau  sedikitpun  menganggap  sepele kebajikan walau sekadar menampakkan wajah berseri-seri saat engkau berjumpa dengan saudaramu.” (HR Muslim).

(disarikan dari www.mediaumat.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s