Ulin ka kampung NAGA

Inilah kali pertama saya menginjakkan kaki ini ke sebuah perkampungan wisata [yang katanya bernama kampung adat] kampung naga bertempat di Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Mata saya terbelalak dan sedikit takjub dengan tugu besar itu yang menggambarkan sebuah benda pusaka adat jawa barat, menurut informasi umur tugu ini  dibuat pada Hari Kamis, tepatnya tanggal 16 April 2009.  Tugu tersebut bernama Tugu Kujang Pusaka, sebuah tugu yang menggambarkan kejujuran, kekuatan, dan keberanian untuk mempertahankan kebenaran. Dan menurut kabar kujang tugu ini dibuat di Keraton Solo, Jawa Tengah, yang pembuatannya dipimpin Mpu K.R.T. Dedi Partono Asmodipuro. dan konon pembuatan Kujang Pusaka yang terbuat dari bahan besi “ajie”, ini diperoleh dari peleburan sembilan ratus keris pusaka dari berbagai kerajaan di nusantara. Dua keris, di antaranya milik Raja Padjadjaran, yakni keris Kujang Pusaka milik Prabu Surya Amiluhur (memerintah tahun 1248 M), yang dibuat oleh Mpu Windhu Srpa, dan keris Kujang Pusaka milik Prabu Sri Pamekas (memerintah tahun 1338 M), yang dibuat oleh Mpu Anjani.

Setelah disuguhi bangunan tugu kujang kaki saya melangkah dan matasaya tertuju pada hamparan ratusan anak tangga yang tersusun rapi dari bebatuan yang jumlahnya tentu membuat sendi kaki ini begitu terasa lemas saat mencoba untukmenghitungnya karena selain panjang juga treknya sedikit menanjak yang membuat sebagian pengunjung cukup tersehatkan sementara dengan kucuran keringat kelelahan.

Baru beberapa meter melangkah kita akan disuguhi sebuah pemandangan nan asri berupa hamparan sawah yang hijau dan mulai menguning yang sanga rapi tersusun dengan indah di area depan sebelum benar-benar masuk ke dalam perkampungan naga tersebut dengan ditambah disisi kanan terbelit rapi dengan hamparan sungai Ciwulang panjang yang mencoklat dengan bebatuan kali yang terjal terhampar mebisu disana sekan menyambut para pengunjung yang datang ke kampung naga ini.

Langkah ini semakin tak sabar untuk benar-benar berada dekat dengan kampung yang sedari duatahun yang lalu ingin kukunjungi setelah aku dibujunk minatku saat menonton tayangan TV yang mengupas tentang prilaku penduduk kampung naga yang tak mau menerima kemoderenan zaman.Namun rasa penasaran dan bayangan ku tak seperti yang aku lihat dulu karena kampung yang dua tahun lalu aku dengar sebagai kampung yang benar-benar mengisolasi diri dengan kemoderenan namun kini nampak berbeda walau mereka tak nampak memasang antena TV dan juga lampu-lampu listrik di perkampungan dan rumah mereka namun kulihat beberapa penduduk menggunakan ponsel, ah ternyara kampung ini sudah tak  seperti gambaranku dulu tentang kondisi kampung ini, yang kugambarkan kondisinya sangat tradisional dengan kesederhanaan dan  kealamiahan serta jauh dari kesan adopsi barang modern seperti sampah plastik, minuman ringan dll.

Ya.. aku fikir ini adalah bentuk dari sifat manusia yang selalu ingin berkembang berubah kearah lebih baik [maju] yang tak mau selamanya berada dalam keterbelakangan ini wajar dan memang seharusnya demikian bahwa kita manusia harus terus menuju yang lebih baik tak terlena dengan keadaan  namun terpacu untuk berubah. Walau demikian kesan tradisional dari kampung ini masih dipertahankan dari mulai susunan rumah, kondisi lingkungan dan juga beberapa bentuk bangunan masih asli yang terlihat begitu unik dan menarik walau ada beberapa bangunan yang sudah tersentuh oleh kemoderenan seperti tempat mandi, dan beberapa tempat pembuangan sampah yang berada di samping sungai sebelum masuk ke halaman kampung.

Namun menurutku walau sedikit tak memuaskan khayalanku tentang kampung ini satuhal yang menarik karena setibanya di kampung yang cuma selebar 1,5 hektar ini, dengan penduduk sekira 311 orang kita akan melihat pohon-pohon yang tumbuh tinggi, sawah hijau, Sungai dan udara sejuk serta suara gemericik air sungai di kejauhan yang akan menyejukkan.

2 thoughts on “Ulin ka kampung NAGA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s